Minggu, 15 Februari 2015

MULYA NYA HATI

BU,,
Ingin ku basuh luka ibu
Ingin ku hapus genangan air mata kau bu
Namun,,
Mampu kah ku lakukan itu?


Bu,,
Kau begitu mulya
Kau begitu agung
Kata ma'af selalu terbuka dari hating ibu

Aku belum bisa membahagiakan ibu
Justru membuat luka ibu

Bu,,
Maaf kanlah aku
Yang telah mengecewakan
Tak mendengar akan segala nasehat
Semau sendiri tanpa memikirkan akibat

Kini menyesal tiada guna
Apa ibarat kata pepatah
Nasi sudah menjadi bubur,,
Masa pun sulit terkubur,,
Luka yang dalam dan sulit terhapuskan
Dan kan membekas di dalam

Murka ibu adalah murka nya Tuhan
Namun ketulusan hati selalu kau pancarkan
Kata maaf selalu kau lontarkan
Karna kau tak ingin aku dapat hukuman dari Tuhan

Bu,,
Ijin aku menghapus butiran mutiara yang menggenang dalam raut wajah yang mulya
Tak ingin mengulang akan kesalahan masa silam
Kan ku kubur dalam dalam meski membekas takan hilang

Jika waktu dapat berputar
Semua itu takan ku lakukan
Menyesal diri kini yang telah menoreh luka
Ampuni aku akan segala dosa anak mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar